Postingan

What is like to be an adult?

 Jadi dewasa itu ketika sepupu-sepupu gue udah mulai pada nikah dan punya anak. Awalnya gue gak tau harus bereaksi gimana, harus bersikap gimana, dan harus support mereka kaya gimana, ibaratnya bodo amat lah. kemudian satu persatu sahabat-sahabat terdekat gue mulai nikah dan punya kehidupan baru. Ini yang sebenernya jadi titik balik berubahnya pola pikir, sikap, dan segala hal yang dulu gue anggap masa bodo. Karena ternyata ketika orang terdekat kita membutuhkan kita untuk support dia di setiap fase hidupnya, kita keikut tumbuh bersama dia.  Liat temen-temen di media sosial mulai pada nikah awalnya happy tapi dalam hati nanya "gue kapan?" dan ketika sahabat gue nikah terus dia minta bantuan gue persiapin semuanya, disitulah pola pikir gue udah ga nanya "gue kapan nikah" tapi berubah jadi "gue kayanya harus mulai siap-siap, tapi dari mana dulu ya?". Sampai di satu titik disaat adik gue udah ngebet pingin nikah, gue baru bilang sama diri sendiri "Oke gu...

Perempuan

Gambar
Jarang banget gue nulis pas jam kerja, biasanya gue nulis di malam hari pas susah tidur. Tapi kali ini beda, gue nulis di jam kerja karena ini ada hubungannya sama kerjaan gue. Dunia kerja yang gue masuki sejak tahun 2017 lalu.  kalau bicara soal cita-cita, bekerja di perusahaan yang didirikan oleh bokap gue adalah cita-cita yang gue bangun sejak gue memutuskan untuk ambil kuliah di jurusan administrasi bisnis. Keputusan itu adalah keputusan singkat dan cepat yang gue ambil tanpa gue tau kedepannya bakal gimana. Karena jujur, it was never my dream at all . Bahkan bokap gue pun tau, di time capsule yang gue tulis saat gue SD, gue ingin jadi perawat, kemudian sampai kelas 3 SMA gue masih ingin ambil jurusan Psikologi. Terus kenapa tiba-tiba belok ke administrasi bisnis? Jujur kalau ditanya kenapa alasannya, gue gak tau. Gue gak naif juga tiba-tiba belok jurusan tanpa ada tujuan, waktu itu pikiran gue adalah mau nerusin usaha bokap, bantuin bokap. Cuma gue ga bener-bener paham elemen-...

Enviromental Awareness

Aku tahu hari ini bukan hari bumi, tapi gak ada salahnya kan untuk terus berkampanye soal lingkungan. Gak pernah ada kata terlambat untuk mengingatkan orang-orang agar lebih peduli dengan lingkungan dan juga menjaga keseimbangan alam.  Belakangan ini aku sering baru nonton video youtube yang isinya mewawancara orang-orang yang pernah hilang di gunung. Kalian pasti tahu lah kalau beberapa tahun belakangan banyak banget kasus pendaki yang hilang di gunung. Beberapa dari mereka ada yang ditemukan dan beberapa lagi ada yang berpulang dalam kondisi sudah tidak bernyawa.  Aku yang bukan pendaki dan bahkan tidak suka yang namanya mendaki gunung jelas tidak mau berkomentar ataupun berasumsi sebelum dapat berita yang jelas dari korban yang selamat tentunya. Jadi baru sekarang aku bisa nulis artikel ini.  Kalau dibilang awam soal gunung, aku bisa dibilang awam banget, cuma aku tau beberapa hal dari buku dan cerita orang-orang. Aku tau kalau tiap gunung pendakian itu punya track sen...

Netflix, The addiction and positive impact

Netflix, Inc. is an American media-services provider and production company with over 182 million paying streaming subscribers worldwide, in the first quarter of 2020. People don't subscribe to streaming services to get access to “all movies,” or even a large portion of them. No one offers that. But Netflix offer great original content, a good selection of other content, and an easy and accessible way to get entertainment. So more content  Netflix  produced, the more subscribers it attracted. That is why Netflix become so popular. With it's popularity, many show and movie Netflix created get trends on worldwide. Netflix has become the definitive app for watching movies and TV by many and it changed the tv game. Since then, the terms " binge-watch " and "Netflix and chill" have entered the cultural lexicon. Netflix also generate an addiction, especially on Netflix series. For example lets look at the cultural phenomenon “Stranger Things”. If you have Netfl...

The New Normal

Life is scary.  After what happened this year, it was really get scarier. People are worry, people are scary, and people died.  But we need to life anyway.  We need to survive.  And this isn't the first time anyway I am not going to talk about the Spanish flu, it was a hundred ago anyway.  But I am going to talk about HIV/AIDS which start in 1981 and still killed people till today.  At the first time we scared and worried and chaotic everywhere.  We scared to go to public toilet, try to not make sexual contact with anyone we didn't sure their sexual history yet. But then everything is just being normal. It is normal to use protection while we having sex, it is normal to get tested for HIV/AIDS.  Otherwise HIV is not the only disease which transmitted by sexual intercourse. But hey, do people really stop doing sex after 1981 ? Hell no.  In fact we are more aware of our body, of what could happen to us due to normal activities like having sex. ...

cerita selama pandemic

Sadarkah kalian, sudah hampir dua bulan sejak pandemic co-vid 19 melanda Indonesia dan pemerintah menyarankan physical distancing. Apakah kalian penasaran apa saja yang sudah terjadi di Dunia dan apa saja yang berubah ? Kalau aku sih penasaran. Aku juga penasaran apa saja yang sudah kalian lakukan selama pandemic? Apakah kalian tau apa yang sudah aku lakukan selama pandemic? Pasti tidak, dan karena itulah aku akan menceritakan nya disini.  Awal awal pandemic aku benar-benar takut aku sudah terjangkit virus co-vid 19 karena kebetulan aku baru saja pulang dari luar negeri pertengahan Februari lalu. Jadi ketika pemerintah memberikan instruksi untuk diam di rumah aku benar-benar melakukannya. Aku diam di rumah dan kegiatanku adalah mengenal lebih jauh virus co-vid 19 itu. Aku riset sebanyak-banyaknya, aku cari tau kondisi saat ini gimana di dunia, aku cari tau di daerahku kondisinya gimana, aku tanya ke temen-temen yang bekerja di medis.  Melewati dua minggu aku mulai muak dengan ...

Begini 5 Cara Bertahan Menghadapi Pandemic COVID-19

Kamu kemungkinan besar sudah mengetahui bahwa saat ini dunia sedang digemparkan dengan pandemic virus COVID-19. Apakah kamu sekarang sedang melakukan social distancing dan berdiam diri di rumah saja? Apakah kamu mulai merasakan gelisah dan bosan karena berdiam diri di rumah saja? Kamu mungkin bertanya-tanya kapan pandemic ini berakhir. Tidak banyak orang mengetahuinya, tapi efek dari pandemic COVID-19 ini bukan hanya berpengaruh pada kesehatan fisik namun juga kesehatan mental. "Pandemic seperti yang saat ini sedang kita hadapi, seringkali dapat memicu rasa takut, cemas, dan perilaku tidak menentu" ucap Dr. Kelly Vincent, seorang psikolog asal California pada Forbes (Mar,2020). Awalnya tidak semua orang menyadari hal ini, tapi tidak semua orang betah berdiam diri dalam waktu yang cukup lama di dalam ruangan. Bagi mereka yang biasa bekerja di lapangan ataupun mereka yang biasa bertemu dengan banyak orang, tentu hal ini bukanlah hal yang mudah. Berikut ini adalah tips untu...