Langsung ke konten utama

The New Normal

Life is scary. 
After what happened this year, it was really get scarier.
People are worry, people are scary, and people died. 
But we need to life anyway. 
We need to survive. 
And this isn't the first time anyway

I am not going to talk about the Spanish flu, it was a hundred ago anyway. 
But I am going to talk about HIV/AIDS which start in 1981 and still killed people till today. 
At the first time we scared and worried and chaotic everywhere. 
We scared to go to public toilet, try to not make sexual contact with anyone we didn't sure their sexual history yet. But then everything is just being normal. It is normal to use protection while we having sex, it is normal to get tested for HIV/AIDS. 
Otherwise HIV is not the only disease which transmitted by sexual intercourse. But hey, do people really stop doing sex after 1981 ? Hell no. 
In fact we are more aware of our body, of what could happen to us due to normal activities like having sex. It's also increase the morality to not having sex before married, in the early 2000 there is a purity ring which represent commitment of some people to not having sex before married, which is good. 

In 2020 we have this Novel Coronavirus which is still killing people till today. 
As same as the other pandemic, people are scared. Suddenly being sick because of flu and fever make us panic. And when people get tested positive, it was like ignominy. People trying to hide it because it was ashamed, which is why this virus just increasingly spread. But they need to learn that there is nothing to afraid of getting tested. And there is no need to feel ashamed of having some disease. Because it is normal. We are human, even a robot can get a virus, like Sobig worm or Mydoom. 

Today, I learned that there is no need to be scared off. 
At some point it is normal to get to a hospital get all those medical check up,so why now it is so scary? 
I want to encourage people that it is normal to get a rapid test or a swap test.
It is absolutely okay if you are get infected. There is a lot of people who going to support you. 
This is how people live anyway. We got tested for some virus, we got medical check up to know if we are okay, do our body doing okay? Some people sometimes got tested for mentally check up, do we mentally health? or is it something wrong that we didn't know. 
Because if we didn't check, if we didn't get tested, how do we know that we are okay? 
And if it's too late then there will not be a second life isn't it? 

it is important to us to care about our health, body and soul. 
it is also important to us to start living a healthy life. 
Well of course not to ditch junk food, because it is good for hormones and mood (LOL)
But get a balance, get any other healthy way to maintain. 
Because your life worth it. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perlukah Orangtua Belajar Dari Anaknya?

dapet ide setelah nonton miss indonesia 2011. aku lagi nonton sesi pertanyaan untuk 10 besar finalis miss indonesia 2011 dan check what i've got. salah satu dari 10 besar finalis miss indonesia 2011, kalo aku gak salah finalis dari Kalimantan Barat (Kayla Natalia Hamam) mendapat pertanyaan dari temanyya tapi aku lupa finalis dari provinsi mana dan siapa. yang pasti pertanyaannya " perlukah orangtua belajar dari anaknya? " and her answer is " perlu, karena dalam pembelajaran tak ada batasan usia. kita bisa belajar dari anak-anak tentang ketulusan, kejujuran, dan semangat" dan aku rasa itu betul sekali. and i really agree with that answer. Arti mendidik yang sebenarnya adalah bukan mengajarkan hal yang benar tetapi sama-sama belajar. Oleh karena itu di sekolah ada proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar). KBM pada arti yang lebih luas bukan hanya guru mengajar dan murid belajar, namun sebaliknya. Murid mengajari guru dan guru belajar bagaimana memahami ana...

Bukan childfree

 Anak itu bagai kanvas kosong. Kita Tau kan kanvas itu harganya tidak murah, sehingga ketika kita mau melukis di kanvas, banyak yang kita pikirkan. Mau melukis apa, pakai cat apa, bahan kanvas nya nanti pakai yang gimana, bahkan sebelum melukis di kanvas kadang kita buat dulu sketsa gambar yang akan dilukis itu. Terus ketika mau menorehkan tinta, kita oles dengan hati hati tinta itu di kanvas. Kurang lebih begitu penggambaran fatiya soal anak.  Memiliki anak itu tidak sama seperti memilih pasangan Dan menikah. Karena ketika menikah kita Dan pasangan kita sama sama dua orang manusia yang sudah dewasa. Namun anak itu adalah manusia mungil yang bahkan belum bisa apa-apa. Mereka hanya bisa bergantung pada orang dewasa di sekitarnya.  Secara biologi, bayi manusia lahir dalam keadaan premature meskipun lahir di usia kandungan 9 bulan. Karena setelah lahir, bayi manusia tumbuh sempurna di pelukan ibunya. Itulah mengapa bayi manusia sangat bergantung pada orang dewasa di sekitarn...

Indigo

Indigo indigo itu sebenarnya nama lain dari warna nila. kalau di Indonesia kita mengenal warna pelangi adalah MeJiKuHiBiNiU (Merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu) dalam bahasa Inggris warna pelangi adalah  Red Orange Yellow Green Blue Indigo and purple  lalu kenapa muncul istilah anak indigo?  Istilah ini muncul ketika seorang peramal Nancy Ann Tappe pada tahun 1970-an. Pada tahun 1982, Tappe menerbitkan buku Understanding Your Life Through Color (Memahami Hidup Anda Melalui Warna). buku tersebut menjelaskan mengenai aura kehidupan dari setiap individu. nah, mungkin bagi kalian yang tahu atau percaya akan adanya warna aura yang mencerminkan diri anda maka anda akan mengenal berbagai macam warna aura seperti yang sudah saya sebutkan dalam warna pelangi tadi, namun tentunya masih banyak lagi warna aura yang ada selain dari warna pelangi yang tadi saya sebutkan. salah satu warna aura yang mencolok adalah warna nila, karena menurut beberapa peramal, warna aura i...