Langsung ke konten utama

Postingan

Netflix, The addiction and positive impact

Netflix, Inc. is an American media-services provider and production company with over 182 million paying streaming subscribers worldwide, in the first quarter of 2020. People don't subscribe to streaming services to get access to “all movies,” or even a large portion of them. No one offers that. But Netflix offer great original content, a good selection of other content, and an easy and accessible way to get entertainment. So more content  Netflix  produced, the more subscribers it attracted. That is why Netflix become so popular. With it's popularity, many show and movie Netflix created get trends on worldwide. Netflix has become the definitive app for watching movies and TV by many and it changed the tv game. Since then, the terms " binge-watch " and "Netflix and chill" have entered the cultural lexicon. Netflix also generate an addiction, especially on Netflix series. For example lets look at the cultural phenomenon “Stranger Things”. If you have Netfl...

The New Normal

Life is scary.  After what happened this year, it was really get scarier. People are worry, people are scary, and people died.  But we need to life anyway.  We need to survive.  And this isn't the first time anyway I am not going to talk about the Spanish flu, it was a hundred ago anyway.  But I am going to talk about HIV/AIDS which start in 1981 and still killed people till today.  At the first time we scared and worried and chaotic everywhere.  We scared to go to public toilet, try to not make sexual contact with anyone we didn't sure their sexual history yet. But then everything is just being normal. It is normal to use protection while we having sex, it is normal to get tested for HIV/AIDS.  Otherwise HIV is not the only disease which transmitted by sexual intercourse. But hey, do people really stop doing sex after 1981 ? Hell no.  In fact we are more aware of our body, of what could happen to us due to normal activities like having sex. ...

Alter Ego, Bipolar Disorder, dan Psikopat,

Alter ego  Pertama kali muncul istilah alter ego yaitu setelah adanya buku  24 wajah billy  Novel ini menceritakan riwayat hidup dari William Stanley Milligan atau Billy Milligan, orang pertama dalam sejarah Amerika. yang dianggap tidak bersalah atas berbagai tindak kejahatan serius dengan alasan tidak waras.  Billy Milligan menderita pemecahan kepribadian sehingga dia memiliki 24 kepribadian yang berbeda satu dengan yang lain. Billy Milligan pertama kali memunculkan alter egonya pada saat ia berusia 3 tahun, Christine, seorang gadis kecil yang menderita disleksia. Adapun beberapa alter ego yang ternyata beberapa menyelamatkan nyawanya, pada saat Billy memasuki usia 16 tahun, ia mencoba bunuh diri, tetapi alter ego yang bernama Ragen (rage again) menghentikan tubuhnya, serta menghindarkan Billy dari percobaan bunuh dirinya.  Jumlah alter ego Billy ada 24, 10 dari mereka adalah "mereka yang diinginkan", dan sisanya adalah "yang tidak diinginkan", fusi dari sem...

Time is Limitless

Dalam hidup, kita tidak sedang bertanding, tidak juga sedang balapan, tapi menjalani kehidupan.                                         We are not running life, we are living a life.  Menjalani hidup itu sama artinya dengan berjalan tanpa ada zona waktu. Ada orang yang roda kehidupannya berputar cepat. Sehabis lulus SMA, kuliah, lalu kerja, lanjut S2, lalu naik jabatan, lanjut S3, begitu seterusnya, roda kehidupannya bergerak cepat, sampai kadang ia berharap waktu sedikit melambat. Ada orang yang roda kehidupannya lambat, habis lulus SMA nunggu setahun baru kuliah, habis kuliah kemudian kerja lalu mengundurkan diri, pindah profesi sampai ia merasa hidupnya berjalan di tempat. Ada yang perlu waktu lama sampai cita-citanya tercapai. Ada yang cita-citanya tercapai dengan cepat sampai ia bingung lagi apa yang harus di cita-citakan karena semua sudah tercpai. Ada yang mencinta ...

Will the (23 Advices When You're Turn 23th) Affect me?

from website IDNTIMES which posted about 23 advices that we should remember when we turn 23th , I realize at this point I almost experience and did the 23 advices. 1. I realize that I will not alone till the rest of my life.  when I graduated from college, my relationship with all my friends suddenly faded away. we're not hanging out together anymore, we're rarely messaging with each other. My friends have a new friends from work and I just don't have it. Because I do my legacy to run my family business. At that moment there are always be some other people who will accompany us. so, it's true that we will not alone till the rest of life. 2.You don't have to chasing your dream at this point. Again, it is true. I have a dream to start a new life abroad, start my new career away from home, being independent by my own in others country. But at this moment in 2018 I realize that my dream can wait. Even I already put that dream on my list that I should done on 2018,...

Suicide Prevention Week

10th September dikenal sebagai World Suicide Prevention Day (WSPD). WSPD dibuat agar orang orang sadar akan pentingnya kesehatan mental dan WSPD juga dibuat sebagai komitmen dari WHO untuk mencegah bunuh diri. Dan ini menjadikan minggu ini, 10-16th September sebagai suicide prevention week, yang menjadi alasan kenapa saya membuat postingan ini. Berdasarkan data yang didapat dari WHO, hampir 800.000 orang meninggal tiap tahun karena bunuh diri. Yang artinya hampir setiap 40 detik, ada orang yang meninggal karena bunuh diri. Bunuh diri merupakan penyebab kematian kedua terbesar yang terjadi antara usia 15-29 tahun di seluruh dunia. ( WHO,2018 ) Let,s talk about the underline sentence. Bunuh diri merupakan penyebab kematian kedua terbesar yang terjadi antara usia 15-29 tahun di seluruh dunia. 15-29 tahun,  that was a certain age. I am 23 and I did think about  suicide when I was  15 . Jadi sebenarnya ada apa dengan usia  15-29 tahun?  apa yang terjadi de...

Find myself while travelling

Travelling itu bikin orang berubah. Aku rasa itu benar. Travelling pertama ke Bangkok membuat aku semakin menghargai perbedaan. Kini setelah melancong nekat ke Singapore dan Malaysia selama satu minggu, aku menjadi menghargai setiap detik, setiap moment, dan mengambil setiap kesempatan yang ada. Aku tidak mau menyesal. Live must go on.  Itu adalah hal pertama yang aku pelajari dari travelling ini. Di Singapore, Live must go on itu betul-betul dijunjung tinggi. Tak peduli kamu lelah, sakit, sedih, atau sedang berduka. Live still must go on. Dan itu aku bawa sampai ke Indonesia. Tak peduli meski baru sampai tanah air pukul 8 malam di hari sabtu namun ketika hari Minggu ada tugas memanggil untuk pergi ke Garut, Live must go on. Tak peduli meski lelah satu minggu berpergiaan, ketika hari senin harus langsung masuk bekerja, Live must go on. Allah tidak akan pernah lupa  Hal kedua yang aku pelajari adalah bagaimana negeri Malaysia bisa lebih maju dari Indonesia. Bagaimana o...