Langsung ke konten utama

Time is Limitless

Dalam hidup, kita tidak sedang bertanding, tidak juga sedang balapan, tapi menjalani kehidupan.
                                      We are not running life, we are living a life. 

Menjalani hidup itu sama artinya dengan berjalan tanpa ada zona waktu. Ada orang yang roda kehidupannya berputar cepat. Sehabis lulus SMA, kuliah, lalu kerja, lanjut S2, lalu naik jabatan, lanjut S3, begitu seterusnya, roda kehidupannya bergerak cepat, sampai kadang ia berharap waktu sedikit melambat. Ada orang yang roda kehidupannya lambat, habis lulus SMA nunggu setahun baru kuliah, habis kuliah kemudian kerja lalu mengundurkan diri, pindah profesi sampai ia merasa hidupnya berjalan di tempat. Ada yang perlu waktu lama sampai cita-citanya tercapai. Ada yang cita-citanya tercapai dengan cepat sampai ia bingung lagi apa yang harus di cita-citakan karena semua sudah tercpai. Ada yang mencinta dan berjuang dan ada yang mencinta dalam diam. 

Love and life living in a harmony. 

Mencintai seseorang, bukan berarti kita berpindah zona waktu. Kita tetap ada di dalam roda kehidupan kita dan dia tetap berada di roda kehidupannya. Seseorang harus menunggu dan seseorang harus maju. 

There is no harmony in love, harmony grows through a relationship, and when someone decided to end it, it means over. 

Karena ga ada lagi yang bisa ditunggu dan ga ada lagi yang harus maju. kita sama-sama berada di tempat kita, di zona waktu kehidupan yang berbeda. Komitmen adalah soal siapa yang mau menunggu dan siapa yang mau maju. Karena berjalan berdua beriringan itu tidak akan pernah terjadi tanpa adanya sebuah status. 

The relationship keeps us on track even we can really walk together.

Waktu itu tanpa batas, karena semua orang punya zona waktunya masing-masing. Ini hanya soal bagaimana kita menyikapinya. waktu kadang melambat, kadang menjadi semakin cepat, dan kita hanya bisa mengikutinya. Terlalu cepat memang, tapi selamat tinggal 2018, terima kasih telah membawa banyak memori dan perasaan di tahun ini. Selamat datang 2019, semoga tahun esok lebih baik dari tahun ini. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indigo

Indigo indigo itu sebenarnya nama lain dari warna nila. kalau di Indonesia kita mengenal warna pelangi adalah MeJiKuHiBiNiU (Merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu) dalam bahasa Inggris warna pelangi adalah  Red Orange Yellow Green Blue Indigo and purple  lalu kenapa muncul istilah anak indigo?  Istilah ini muncul ketika seorang peramal Nancy Ann Tappe pada tahun 1970-an. Pada tahun 1982, Tappe menerbitkan buku Understanding Your Life Through Color (Memahami Hidup Anda Melalui Warna). buku tersebut menjelaskan mengenai aura kehidupan dari setiap individu. nah, mungkin bagi kalian yang tahu atau percaya akan adanya warna aura yang mencerminkan diri anda maka anda akan mengenal berbagai macam warna aura seperti yang sudah saya sebutkan dalam warna pelangi tadi, namun tentunya masih banyak lagi warna aura yang ada selain dari warna pelangi yang tadi saya sebutkan. salah satu warna aura yang mencolok adalah warna nila, karena menurut beberapa peramal, warna aura i...

Bukan childfree

 Anak itu bagai kanvas kosong. Kita Tau kan kanvas itu harganya tidak murah, sehingga ketika kita mau melukis di kanvas, banyak yang kita pikirkan. Mau melukis apa, pakai cat apa, bahan kanvas nya nanti pakai yang gimana, bahkan sebelum melukis di kanvas kadang kita buat dulu sketsa gambar yang akan dilukis itu. Terus ketika mau menorehkan tinta, kita oles dengan hati hati tinta itu di kanvas. Kurang lebih begitu penggambaran fatiya soal anak.  Memiliki anak itu tidak sama seperti memilih pasangan Dan menikah. Karena ketika menikah kita Dan pasangan kita sama sama dua orang manusia yang sudah dewasa. Namun anak itu adalah manusia mungil yang bahkan belum bisa apa-apa. Mereka hanya bisa bergantung pada orang dewasa di sekitarnya.  Secara biologi, bayi manusia lahir dalam keadaan premature meskipun lahir di usia kandungan 9 bulan. Karena setelah lahir, bayi manusia tumbuh sempurna di pelukan ibunya. Itulah mengapa bayi manusia sangat bergantung pada orang dewasa di sekitarn...

Filosofi Hidup Dari Bunga

Allah SWT. menciptakan makhluknya dengan sedemikian rupa, dengan berbagai kelebihan dan kekurangan. Yang dengan adanya penciptaan itu, menjadikan bukti bahwa Allah SWT menciptakan dunia dan isinya dengan segenap rasa dan kasih sayang, cinta yang tiada dua. Sebagai manusia, tentu sangat menyenangkan bila kita dicintai, dan menurut presepsi kita, manusia yang paling menyedihkan dan merugi adalah mereka yang tidak pernah dicintai. Namun, pernahkah kalian berfikir bahwa alam semesta dan isinya ini diciptakan dengan cinta? Dengan cinta dan segenap perasaan yang Allah berikan. kalau begitu, bukankah salah bila kita mengatakan ada manusia yang tidak dicintai? karena setiap manusia, bahkan setiap makhluk mendapatkan cinta dari tuhan yang menciptakan mereka, Allah SWT. Mari kita melihat sedikit pelajaran dari salah satu ciptaan Allah SWT. 1.Bunga Anggrek Anggrek ini, termasuuk jenis langka. Namun sangat indah bukan? Nah, sekarang pernahkah kita membayangkan bahwa untuk tumb...