Langsung ke konten utama

Postingan

Closure

Dulu, dalam menyelesaikan masalah aku selalu butuh yang namanya closure, kaya semacam penutupan gitu. Aku pikir dengan closure kita bisa kaya pencet tombol restart terus semua akan baik-baik aja lagi kaya sebelumnya. Naif sekali bukan. Jelas sebuah luka akan selalu meninggalkan bekas.  sekarang, aku sadar kalau closure yang aku butuhkan bukan untuk menyelesaikan semua masalah. Bukan pula untuk berpisah secara baik-baik. Ibaratnya kalau rasa paria itu pahit, mau di kasih bumbu masakan apapun, bahkan sampai ditabur gula yang banyak atau di jadiin manisan, ya yang namanya paria tetap akan pahit rasanya. Dan yang namanya perpisahan, mau dibikin semewah atau semegah apapun tetap akan menyakitkan dan menyedihkan. Mungkin memang dulu aku naif, pinginnya semua hal itu indah dan menyenangkan, sampai aku lupa bahwa ada beberapa hal di dunia ini yang memang rasanya pahit, gak enak, dan menyakitkan. Dan closure buat aku sekarang adalah berdamai dengan semua perasaan tidak nyaman itu.  Kad...

Pantai

Angin berhembus, Ombak menerjang karang Aku berdiri di atas tebing karang.  Awan nampak sangat indah hari itu. kunikmati kebersamaan kita saat itu.  Pantai, Indah bukan, Tapi tidak semua orang menyukai pantai.  karena saat aku berjalan di atas pasir nya, berdiri di atas tebing karang,  aku menyadari semua tak sama.  Aku menyerah pada mimpi hidup di pesisir,  atau menyepi di pegunungan. Aku yang sekarang,  lebih suka hidup dalam hiruk pikuk perkotaan.  Terhanyut dalam segala rutinitas yang sebelumnya tak pernah ada.  Aku menyerah pada ekspetasi yang tak kunjung usai atau pada mimpi yang tak lagi logis untuk kugapai.  Aku yang sekarang, bersyukur dengan hidup yang ada, mengambil setiap kesempatan yang ada, menjalani setiap detik kehidupan dengan berpegang teguh pada yang Satu.  dan berusaha menjaga apa yang kumiliki kini tanpa memaksa.

Dad

Dad the world with or without you maybe still the same world.  Allah with you or without you still the same and only God.  But me.. My world, without you is upside down.  Nothing can change that. And I am sorry I still can't be perfect girl for you.  But I am ready to change and grow. And I am finally proud to say that I have the strongest women by my side.  I finally can say that even the world turn upside down, I still can be strong because I have a strong mom by side. That's enough for now. 

2022

When it comes to new year,  It will also comes with many new question But most importantly is what you want to spend your next year with.  It is very important question because death is certain but life is a choice. So, what kind of life you want to live.  Because the life you live is the most valuable investment you make for yourself. And have you done enough? Or you're just playing a game all along and getting drowned in a useless and meaningless lifestyle that you'll eventually regret.  It doesn't matter how you spend your new years eve. It doesn't matter who you kissed when the clock ring 00.00 on new years eve.  What Matters is how you'll gonna spend the next 24 hours in the next 365 days.  Because eventually if you can waste one night then you can also waste a lot of nights that's coming.

Gone

When my father and four other of my family member died during covid-19, I feel the emptiness and an overwhelming feeling that I am sure nobody could understand that except they're ever experienced it.  Let me explain those feeling that surrounds me for these past few months.  First, of course the grief and sadness that come everytime I miss them. Second, the loneliness and afraid that everyone will eventually leave me behind. Third, feeling unwanted and overwhelming by society until sometimes I just want to be alone or leave everything behind. Fourth, couldn't able to move on until all I wanted is just go back. And I end up looking in people in my past time, forget that there are a lot of new people coming to love me and accept all the pieces cracked of my soul.  Sometimes in very broken soul, everything seems confused. All we searching is just an answer for every question or a drug to heal the pain. But actually there are an answer and a drug for every pain, confusion, f...

Extrovertism

Alone for an extrovert are depressing. and that's all I can say.  semakin dewasa gue semakin sadar yang gue suka dan yang bikin gue bahagia adalah kalau bisa bantu orang. kalau gue bisa berada di tengah orang-orang. Dua tahun belakangan susah sekali rasanya mau ada di antara orang-orang.  Dulu, gue takut sama kepribadian gue yang selalu ingin jadi pusat perhatian. karena jadi pusat perhatian itu sama juga artinya kita hidup di dalam toples bening yang kalau gue ngelakuin kesalahan sekecil apapun, gue harus siap menanggung judgement orang terhadap gue.  Tapi menjadi pusat perhatian juga berarti approachable . Mudah di hubungi, bisa dimintai tolong kapan aja, dan selalu dibutuhkan. Belakangan gue sadar bahwa yang bikin gue bahagia adalah kalau gue bisa terkoneksi dengan setiap orang di dunia ini. kalau ada miliaran orang di dunia, lantas kenapa gue harus merasa sendiri?  Gue sadar gue selalu berusaha keras untuk tetap terhubung, untuk tetap terlibat, untuk tetap ada. ...