Langsung ke konten utama

Learn from Forrest Gump

Prolog : Menghadapi kehilangan yang amat sangat dan bertubi-tubi, gue banyak belajar dari kakak sepupu gue, Mufti Faisal. Dan gue memutuskan untuk nonton salah satu film kesukaan beliau di netflix, Forrest Gump. he said he watches it almost 100 times. Filmnya sedih menurut Isal, tapi menurut gue film Forrest Gump ada lucu nya, ada sedihnya, dan yang pasti ada banyak pelajaran berharga yang gue ambil dari film itu. 

Film Forrest Gump : Salah satu quotes yang terkenal dari film forrest gump adalah "Life is like a box of chocolates" kamu ga akan pernah tau rasa apa yang akan kamu makan dari se-box chocolate yang bentuk dan warnanya sama. Begitupun hidup. you'll never know what you gonna get, or gonna happen to you. life is full of surprises. The one who make life is beautiful is human, because human has unpredictable capability to think and to done something one to another. Setelah gue nonton film forrest gump, gue sadar betapa beraninya dia dalam menghadapi hidup. Terutama keberaniannya untuk mencintai seorang wanita yang sama sekali mengabaikan dia. Ada satu adegan dimana Forrest Gump masuk militer dan ditugaskan di Vietnam War, dia selalu menulis surat untuk Jenny meskipun pada akhirnya surat itu tidak pernah sampai pada Jenny dan kembali lagi padanya. it's remind me that love means you let someone to be in your life whether she want it or not. bukan paksaan, bukan ikatan, kamu hanya ingin dia tau apa yang terjadi dalam hidupmu, mau dia peduli ataupun tidak. And that's the best gift you can get from someone. menjadi penting, menjadi dibutuhkan, menjadi peran utama dalam hidup seseorang bukankah sangat menyenangkan. Dan pada akhirnya itulah yang dirasakan Jenny dalam film Forrest Gump. 

Epilog : someone told me "everyone will hurt you eventually, but you decide which one is more important, the pain or the person". I might be a Jenny in my own life. Looking for who is deserve my attention while there was someone who always told everything about his life to me and I am to afraid to open up about my life to him. Because I am to afraid to take a box of chocolates he offered to me. And I hope, just hopefully, when the right person came to me, I will be able to take a box of chocolates he offers to me, and let him be the Lead Character in my life. 

p.s you really should watch forrest gump at least one time in your life because this movie is sooo... damn good :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perlukah Orangtua Belajar Dari Anaknya?

dapet ide setelah nonton miss indonesia 2011. aku lagi nonton sesi pertanyaan untuk 10 besar finalis miss indonesia 2011 dan check what i've got. salah satu dari 10 besar finalis miss indonesia 2011, kalo aku gak salah finalis dari Kalimantan Barat (Kayla Natalia Hamam) mendapat pertanyaan dari temanyya tapi aku lupa finalis dari provinsi mana dan siapa. yang pasti pertanyaannya " perlukah orangtua belajar dari anaknya? " and her answer is " perlu, karena dalam pembelajaran tak ada batasan usia. kita bisa belajar dari anak-anak tentang ketulusan, kejujuran, dan semangat" dan aku rasa itu betul sekali. and i really agree with that answer. Arti mendidik yang sebenarnya adalah bukan mengajarkan hal yang benar tetapi sama-sama belajar. Oleh karena itu di sekolah ada proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar). KBM pada arti yang lebih luas bukan hanya guru mengajar dan murid belajar, namun sebaliknya. Murid mengajari guru dan guru belajar bagaimana memahami ana...

Bukan childfree

 Anak itu bagai kanvas kosong. Kita Tau kan kanvas itu harganya tidak murah, sehingga ketika kita mau melukis di kanvas, banyak yang kita pikirkan. Mau melukis apa, pakai cat apa, bahan kanvas nya nanti pakai yang gimana, bahkan sebelum melukis di kanvas kadang kita buat dulu sketsa gambar yang akan dilukis itu. Terus ketika mau menorehkan tinta, kita oles dengan hati hati tinta itu di kanvas. Kurang lebih begitu penggambaran fatiya soal anak.  Memiliki anak itu tidak sama seperti memilih pasangan Dan menikah. Karena ketika menikah kita Dan pasangan kita sama sama dua orang manusia yang sudah dewasa. Namun anak itu adalah manusia mungil yang bahkan belum bisa apa-apa. Mereka hanya bisa bergantung pada orang dewasa di sekitarnya.  Secara biologi, bayi manusia lahir dalam keadaan premature meskipun lahir di usia kandungan 9 bulan. Karena setelah lahir, bayi manusia tumbuh sempurna di pelukan ibunya. Itulah mengapa bayi manusia sangat bergantung pada orang dewasa di sekitarn...

Indigo

Indigo indigo itu sebenarnya nama lain dari warna nila. kalau di Indonesia kita mengenal warna pelangi adalah MeJiKuHiBiNiU (Merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu) dalam bahasa Inggris warna pelangi adalah  Red Orange Yellow Green Blue Indigo and purple  lalu kenapa muncul istilah anak indigo?  Istilah ini muncul ketika seorang peramal Nancy Ann Tappe pada tahun 1970-an. Pada tahun 1982, Tappe menerbitkan buku Understanding Your Life Through Color (Memahami Hidup Anda Melalui Warna). buku tersebut menjelaskan mengenai aura kehidupan dari setiap individu. nah, mungkin bagi kalian yang tahu atau percaya akan adanya warna aura yang mencerminkan diri anda maka anda akan mengenal berbagai macam warna aura seperti yang sudah saya sebutkan dalam warna pelangi tadi, namun tentunya masih banyak lagi warna aura yang ada selain dari warna pelangi yang tadi saya sebutkan. salah satu warna aura yang mencolok adalah warna nila, karena menurut beberapa peramal, warna aura i...